ENGKAU DAN AKU DI HARI VALENTINE

ENGKAU DAN AKU
DI HARI VALENTINE 
Oleh: Sr. M. Louisa, PRR 

Aku masih di sini 
Di sudut sunyi
Menanti sebuah kejutan dari-Mu
Menanti sapaan
Menanti ucapan; selamat hari kasih sayang

Dan... 
Dalam sunyi itu
Aku masih menunggu
Dalam tanda tanya aku berdiam
Mungkinkah seikat kembang mawar
 Atas namamu-Mu
dikirimkan kepadaku

Ah... 
Aku masih menunggu
Dari-Mu
Sebuah coklat bertuliskan wo ai ni*

Ah... 
Sepertinya terlalu lama aku menanti-Mu
Tapi... 
Apakah Engkau akan datang? 
Akupun bertanya

Aku terdiam sejenak
Perlahan mengangkat waja
MenatapMu nanar

Di sana Engkau... 
Air dan darah mengalir
Dari lambung-Mu
Memancarkan kasih tanpa batas

Aku 
Kini tak lagi mengharapkan sepucuk surat dari-Mu
Aku
Kini tak lagi mau setangkai mawar dari-Mu
Aku tahu
Engkau adalah kasih
Tak tergantikan ole apapun

Engkau dan aku 
Di hari valentine

Aku hanya punya sebatang lilin
Memancarkan cahaya
Di malam kelam
Untuk Engkau dan aku
Meski aku tahu Engkau cahaya sejatiku

Tak lagi aku mencari
Tak lagi aku mengadu
Tak 'kan pernah lagi aku mengais
Cinta tak bertuan
Sebab Engkau ada
Engkau adalah cinta

Di balik kelamnya dunia ini
Bergejolak di antara ego
Berkecamuk mempertahankan kerapuhan
Saat ini 
Hanya ada 
Engkau dan aku

Di hari valentine ini
Ajari aku mencinta tanpa berharap
Ajari aku ikhlas tanpa dendam
Ajari aku pasrah tanpa menggenggam

Dan pada akhirnya
Cinta menjadi nyata dalam kata dan perbuatan

Engkau dan aku
Di hari valentine

Jakarta, 14 Februari 2024

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Musa: Pemimpin Yang Sejati

Moke: Anugerah Allah di Antara Berkat Ekonomi dan Luka Sosial

Nyaman yang Lama, Panggilan untuk yang Baru