Perhentian Ke- IV, MAMA

Mama
Aku tahu mama sedang menangis 
Aku tahu mama sedang tidak baik-baik saja 
Aku tahu hati mama sedang merintih menuntut kebenaran yang tidak pernah terjawab.

Mama
Tak dapat ku hitung berapa banyak mama sembayang, 
agar tahan di setiap keadaan.
Mama sembayang dalam tenang 
dan meresap dalam air mata.

Mama
Kenapa seperti ini di hari ini?
Mama pernah sakit agar aku lahir,
Kini mama sakit lagi
melihat anak mama sengsara di bawah salib.

Mama
Maafkan aku ma....
Karena aku
Hati mama tersobek-sobek
Raga mama memikul beban penghinaan 
Jiwa mama merintih dalam kesakitan.
Kuatkan hatimu ma...
Tegarkan ragamu... 
Ingatlah ma....
Diujung jalan ini ada kemenangan untuk mama.
Jiwa ragaku untukmu mama....


Darvis Tarung CMF 
Jalan salib SHM.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Musa: Pemimpin Yang Sejati

Moke: Anugerah Allah di Antara Berkat Ekonomi dan Luka Sosial

Nyaman yang Lama, Panggilan untuk yang Baru