Aku dan Kamu, Milik SANG ADA

By. Sr. Hendriana Liwun, CIJ
 
Saat suara itu memanggilmu 
kutahu itu suara Sang Khalik.
Ketika engkau menanggapiNya,
 kuyakin itu misteri kasih.
Pabila hatimu bergetar untuk berlangkah bersamaNya,
kutahu pasti engkau seorang pemberani,
 meski tapakmu gemetar
dikala engkau menggenggam tanganNya, 
ku percaya engkau hebat
dan…. kini tanganmu dan tanganku digenggamNya 
untuk terus berlangkah
dua sahabat sedang bertapak di jalan indah, 
meski penuh duri.

Senyummu tersungging di pelataran kampus, 
menyapaku penuh kasih,
Kutahu langkahmu dan langkahku satu jua di jalan berbatu
Ajakanmu untuk memandang jauh ke depan, 
membuatku kuat
Ramahnya sapaanmu menepiskan duka 
karena tak ada sahabat senasib
Kini, engkau dan aku milikNya dan milik semesta
Langkahmu dan langkahku tergores di benak serikat,
Sebab engkau dan aku diutus untuk dunia

Sahabat,…
Kekudusan menjadi tolok ukur hidup kita,
Ketaatan menjadi jaminan keberhasilan, 
Sang Anak Domba.
Kemiskinan warna hidupmu dan hidupku
Biarkanlah suksesmu dan suksesku terpanggang diatas tungku ini,
Deritamu dan deritaku tersatukan dalam nafas kasihNya
Kegagalan kita menarik belaskasihNya tanpa batas
Raihlah sukses dengan pengorbanan, 
bukan dengan kelicikan
Jadilah terang saat dunia sedang teralur ke musim yang sama
Buatlah dunia kita, menjadi tanda nampak wajah SANG ADA.

Kota Kasih, 4 April 2024

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Musa: Pemimpin Yang Sejati

Moke: Anugerah Allah di Antara Berkat Ekonomi dan Luka Sosial

Nyaman yang Lama, Panggilan untuk yang Baru