Senja dan Ceritanya


Ketika senja itu lebih menarik 
dan kita hanya  bisa memandang dengan menyimpan perasaan. 

Kita hanya mampu mengagumi senja

Iya hanya bisa mengagumi dalam diam
Karena sejatinya senja itu abadi

Ia mengajarkan bahwa jejak yang tertinggal pun bisa indah,
dan keheningan mampu berbicara lebih dalam daripada kata-kata

Karena sejatinya perasaan itu ada
Dan akan tetap ada dalam setiap cerita yang terukir
Dan senja akan membuat semua abadi

Namun semuanya hanya cerita tentang jejak-jejak itu

Jejak yang telah membuka hati dan pikiran ini untuk tetap mengagumi dalam diam

Entalah sampai kapan waktu akan berbicara bahwa kisah senja itu adalah memiliki kita bersama.

"Kami ibadat dulu nanti baru lanjut"
Cerita senja berakhir disini.
Kupang, 1/2/26

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Musa: Pemimpin Yang Sejati

Moke: Anugerah Allah di Antara Berkat Ekonomi dan Luka Sosial

Nyaman yang Lama, Panggilan untuk yang Baru